Aliran rasa di level 12 ini rasanya campur aduk, sempat merasa tidak yakin bisa menyelesaikan tantangan terakhir di kelas bunda sayang ini. Sempat terkendala fasilitas tapi ternyata semua bisa dilewati. Dan menurut saya tantangan yang terbesar adalah mengalahkan rasa negatif dalam diri sendiri. Dalam tahap belajar multimedia ini saya merasa memperoleh sumber ilmu itu yang jauh terasa dekat asalkan kita bisa memanfaatkannya dengan bijak dan terkontrol. Yang membuat suatu multimedia negatif atau positif itu adalah diri sendiri. Jika kita sudah masuk dalam multimedia positif maka multimedia itu sangat membantu dalam menyebarkan ilmu yang bermanfaat dan dapat memperkaya pengetahuan. Walaupun sebagai ibu rumah tangga bukan berarti tidak mengetahui teknologi multimedia, justru orangtua harus banyak belajar di generasa ananda yang berada di dunia era digital.
Tampilkan postingan dengan label Aliran Rasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aliran Rasa. Tampilkan semua postingan
Senin, 26 Februari 2018
ALIRAN RASA LEVEL 12
Aliran rasa di level 12 ini rasanya campur aduk, sempat merasa tidak yakin bisa menyelesaikan tantangan terakhir di kelas bunda sayang ini. Sempat terkendala fasilitas tapi ternyata semua bisa dilewati. Dan menurut saya tantangan yang terbesar adalah mengalahkan rasa negatif dalam diri sendiri. Dalam tahap belajar multimedia ini saya merasa memperoleh sumber ilmu itu yang jauh terasa dekat asalkan kita bisa memanfaatkannya dengan bijak dan terkontrol. Yang membuat suatu multimedia negatif atau positif itu adalah diri sendiri. Jika kita sudah masuk dalam multimedia positif maka multimedia itu sangat membantu dalam menyebarkan ilmu yang bermanfaat dan dapat memperkaya pengetahuan. Walaupun sebagai ibu rumah tangga bukan berarti tidak mengetahui teknologi multimedia, justru orangtua harus banyak belajar di generasa ananda yang berada di dunia era digital.
Kamis, 12 Oktober 2017
ALIRAN RASA : CERDAS FINANSIAL
Alhamdulillah berhasil menyelesaikan tantangan "Melatih cerdas finasial anak". Walaupun sebenarnya sudah diterapkan ke fachry dari mulai menabung, tetapi dsini saya belajar bukan hanya menabung saja tetapi untuk anak dibawah 7 tahun perlu dikenalkan tentang berbagi rezeki, tentang pemberi rezeki yaitu Allah, tentang bagaimana melatih anak dalam mengelola tabungannya. Semoga setelah tantangan ini selesai masih terus konsisten.
Jumat, 12 Mei 2017
ALIRAN RASA "MENGAMATI GAYA BELAJAR ANAK"
Tantangan mengenai gaya belajar anak pada level 4 kelas bunda sayang ini benar benar melatih saya untuk menstimulasi anak saya dan menemukan gaya belajarnya. Sempat merasa tidak mampu menuntaskan game level 4 ini karena kondisi saya dan keluarga sakit. Tapi ada 2 yang membuat saya bisa menyelesaikan tahap ini :
Pertama, Kalian yang selalu membangkitkan saya lagi, melihat aktivitas kalian membuat saya merasa kalian bisa aku pun pasti bisa. Maka aku pun melawan kemalasanku melawan rasa ketidakmampuanku.
Kalianlah teman teman iip bunda sayang Tang Tangsel, mungkin itulah pentingnya suatu komunitas untuk saling menguatkan, terimakasih saya ucapkan untuk kalian teman temanku walaupun belum pernahnkita bertatap muka langsung tetapi sudah terasa menyatu semangatnya.
Kedua, adalah anak ku, ini adalah hak mu nak, tanggung jawab ibu untuk mendidikmu. Rasanya jika patah semangat sama saja menghancurkan hak anak saya dan melepaskan tanggung jawab seorang ibu.
Ketika saya memulai pertama kali untuk melawan rasa malas dan letih saya barulah disitu saya menemukan kekuatan dan ide bermunculan banyak sekali dan akhirnya saya bisa menyelesaikan tantangan ini pada tanggal deadline walaupun sempat rapel 1x. Tapi yang terpenting bukan menyelesaikan tantangannya tapi saya sudah berhasil keluar dari rasa malas menjadi rasa semangat, menjadi sebuah tanggung jawab saya seorang ibu pendidik rumah untu anak anak saya. Saya berhasil mengamati setiap hari perkembangan gaya belajar anak saya... kami benar benar sangat menikmati.
Minggu, 16 April 2017
ALIRAN RASA "FAMILY PROJECT"
Setelah menjalani FAMILY PROJECT selama 10 hari di kelas Bunda sayang banyak hal yang saya dapatkan salah satunya
Kekonsistenan, ini kunci utama karena memang sebenarnya sebelum ada kelas ini saya memang senang melakukan project kecil bersama anak, tapi memang konsisten nya blm 😊.
10 hari tantangan ini selama 9 hari saya berhasil mengumpulkan tugas berturut turut tetapi hari ke 10 terlongkap karena saya dan fachry sedang pergi.. 😊
Kecerdasan intellectual
Dengan adanya konsisten ini saya merasa imajinasi, kreativitas dan rasa ingin tahu anak semakin berkembang tiap harinya
Kecerdasan emosional
Dalam tantangan 10 hari ini fachry semakin bisa mengontrol emosinya dan lebih bersabar. Ibunya juga sama lebih ekstra sabar 😁
Kecerdasan spiritual
Project project yang saya buat tidak lupa mengenalkan sang pencipta, sehingga anak jika bertanya sesuatu kemudian mendengar penjelasan ilmiah lalu secara otomatis ketika ditanya siapa yang mengatur, menciptakan itu semua???
Dialah Allah..😍
Di setiap project anak pun semakin bersyukur bisa bersama keluarga karena mereka senang melakukan project.
Kecerdasan menghadapi tantangan (AI)
Dalam family project ini anak semakin terlihat sikap kemandirian, meningkatnya kemampuan dalam menyelesaikan tantangan, selalu bersemangat serta tidak mudah putus asa.
Sebenarnya tantangan ini bukan hanya tantangan untuk anak kita tapi tantangan untuk kita sebagai orang tua, bagaimana manajemen waktu, konsisten menjalaninya bersama anaka. Karena jika ingin anak kiga berubah ke arah lebih baik maka mulailah dari diri kita.
"For things go change, i must change first"
Jumat, 17 Maret 2017
Aliran Rasa MELATIH KEMANDIRIAN
Alhamdulillah, tantangan 10 hari Melatih Kemandirian sudah selesai dan dapat 2 badge :
- Badge " YES, I CAN" karena sudah menyelesaikan tantangan
- Badge "YOU'RE EXCELLENT" karena menyelesaikannya masih ada lompat hari tidak 10 hari berturut turut
Waktu itu lompat hari karena mau menulis malah ketiduran 😊, tapi intinya mungkin saya belum konsisten mengatur jadwal dalam menulis..kedepannya harus konsisten.
Setelah menjalani 10 hari tantangan kemandirian dengan fachry, yaitu melatih agar fachry mau mengambil, membuka susu kotak dan membuangnya ke tempat sampah itu penuh adegan drama. Ada yang mogok ga mau ngambil sendiri atau buang sampah sendiri. Kalau begini ibunya harus memikirkan cara menggunakan perkataan posiif dan semangat agar fachry mau, dan semakin hari rasanya tidak menemukan kembali adegan drama itu karena dia sudah terlatih. Yang ada fachry kebingungan kalau berpergian tidak ada kotak sampah dan berkomentar kalau ada yang membuang sampah sembarangan. Ya, ternyata dia sudah mulai peduli lingkungan dari hasil pelatihan kemandirian kali ini.
Kenapa pelatihan kemandirian ini penting sejak dini, karena kemandirian erat kaitannya dengan rasa percaya diri. Apabila ingin membuat anak percaya diri maka latihlah kemandiriannya. Kemandirian membuat anak lebih cepat selesai dengan dirinya sehingga dia bisa berbuat banyak dengan orang lain.
Kunci utama dalam melatih kemandirian ini :
- Latihan bersama anak, jadi orangtua juga harus jadi contoh dan mendampingi dan membantu anak dalam melatihnya
- Konsisten dan berkomitmen
- Sabar
Setelah 10 hari tantangan ini rasanya masih banyak pelatihan kemandirian yang dilatih, karena target latihan kemandirian ONE WEEK ONE SKILL. Siap siap buat rancangan pelatihan kemandirian selanjutnya.. semangat...
Terimakasih kepada tim fasilitator, pengurus kelas dan anggota bunda sayang tangerang 😊
Langganan:
Postingan (Atom)




